Tips Kesehatan | Resep Tradisional

Thursday, May 19, 2016

Ternyata, Puasa 1-2 Hari dalam Seminggu Bisa Meningkatkan Angka Harapan Hidup

Anda pernah berpuasa? Puasa bukan hanya sekedar tujuan spiritual atau persoalan lainnya namun puasa juga dapat dijadikan kebiasaan yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan Anda. Secara harfiah, puasa adalah menahan atau mencegah. Dalam syariat agama Islam didefinisikan bahwa puasa adalah menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa. Hal ini berlaku mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari dengan syarat tertentu.


Puasa bisa menambah angka harapan hidup
Hampir semua agama pernah menganjurkan pentingnya berpuasa bagi pemeluknya. Namun ritual ini ternyata tidak hanya sebagai anjuran agama yang bersifat transenden dan tanpa dasar yang jelas. Ditinjau dari sisi ilmu kesehatan, puasa ternya diketahui sebagai aktivitas ibadah yang mempunyai banyak manfaat yang sangat baik untuk tubuh manusia.

Untuk mendapatkan manfaat ini, puasa tidak harus dilakukan selama sebulan penuh sebagaimana yang diperintahkan syariat Islam untuk pemeluknya pada saat bulan ramadhan. Anda cukup melakukannya 1 atau 2 kali dalam seminggu (misalnya puasa senin-kamis yang sangat dianjurkan dalam Islam). Puasa ini, diketahui dapat melindungi diri Anda dari penyakit Alzheimer, Parkinson, dan penyakit otak lainnya sehingga Anda akan hidup lebih lama.

Kesimpulan di atas berdasarkan hasil sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari National Institute on Ageing (NIA). Sekelompok peneliti dari National Institute for Aging yang dipresentasikan pada American Association for the Advancement of Science Meeting di Vancouver tersebut menemukan bahwa puasa secara rutin dapat hidup lebih lama, yakni hingga dua kali lebih lama dibandingkan mereka yang jarang atau sama sekali tidak pernah melakukannya. Inilah yang kemudian membuat puasa bisa dikatakan sebagai sarana ibadah yang dapat meningkatkan angka harapan hidup manusia.


Alasan puasa bisa menambah angka harapan hidup
Apa yang menyebabkan puasa bisa mempunyai khasiat seperti di atas? Dalam penelitian tersebut, Profesor Mattson melakukan uji coba terhadap tikus. Sekumpulan tikus ini dibagi menjadi dua kelompok di mana satu kelompok hanya diberikan makan pada hari-hari tertentu, sementara kelompok yang kedua diberikan pakan setiap hari. 

Di sisi lain, kedua kelompok tikus ini diberikan akses yang tak terbatas terhadap makanan ketika diperbolehkan makan. dan ternyata, kedua kelompok tikus ini mengonsumsi kalori dalam jumlah yang sama. Hasilnya ditemukan bahwa tikus yang diberikan pembatasan kalori memiliki kadar insulin yang lebih rendah dan meningkatkan sinapsis otak.

Memang faktanya, semakin tinggi hormon insulin yang diproduksi dalam otak untuk mengontrol tingkat gula dalam darah setelah makan biasanya dianggap sebagai fungsi otak yang melemah dan berisiko terkena diabetes. Dan hal ini ditemukan pada kelompok kedua tikus di atas di mana mereka bisa makan setiap hari. 

Meski uji coba ini baru dilakukan pada hewan, namun peneliti yakin hal ini bisa diterapkan pada manusia sebab ini mempunyai efek yang sama pada manusia. Sebab secara anatomis, antara manusia dan hewan tidak mempunyai perbedaan yang terlampau jauh. Karenanya, saat ini mereka (para peneliti) melakukan uji coba teori tersebut pada manusia.

Dari penjelasan di atas setidaknya dijelaskan bahwa puasa dalah ritual yang bisa menyehatkan manusia dan bahkan bisa meningkatkan angka harapan hidup. Hal ini disebabkan puasa bisa menghalau timbulnya berbagai gangguan pada kesehatan manusia. Salah satu contohnya radikal bebeas. Radikal bebas ini mempunyai risiko yang besar menyerang DNA, protein, inti sel, membran sel, dan semua molekul namun hal ini bisa dimusnahkan oleh puasa. 

Dalam konteks ini perlu diketahui bahwa puasa bisa menetralkan semua elemen dalam tubuh manusia, termasuk di dalamnya bisa membersihkan tubuh, menekan pengeluaran insulin, serta mengurangi keinginan untuk memakan gula. Inilah yang pada akhirnya yang menyebabkan tubuh akan membakar cadangan gula yang disimpan atau glikogen sehingga hanya sedikit insulin yang diperlukan untuk membantu tubuh mencerna makanan. Sedikit insulin ini akan membuat pankreas beristirahat.

Selain itu, pengaturan waktu makan (tidak makan dan minum di siang hari) bisa membuat seluruh cairan tubuh terkonsentrasi. Dalam hal ini, tubuh manusia akan mengaktifkan kinerja cairan dalam tubuh dan mengoptimalkannya. Hal inilah yang kemudian menyebabkan usia organ tubuh menjadi lebih panjang karena tidak bekerja ekstra dalam memenuhi tugasnya. 

Puasa juga berfungsi sebagai “dokter bedah” yang menghilangkan sel-sel yang rusak dan lemah di dalam tubuh. Dan rasa lapar yang timbul saat orang berpuasa bisa menggerakkan organ-organ internal di dalam tubuh untuk menghancurkan atau memakan sel-sel yang rusak atau lemah untuk menutupi rasa laparnya. Karenanya, jika Anda rajin berpuasa, setidaknya dua kali seminggu, maka tubuh Anda akan selalu melakukan peremajaan sel baru setiap saat sehingga bisa kembali berfungsi dan beraktivitas dengan lebih baik. 

Puasa juga sangat penting karena bisa menjaga badan dari berbagai penumpukan zat-zat berbahaya. Sebut saja misalnya kelebihan kalsium, kelebihan daging, dan lemak. Bahkan puasa juga bisa mencegah terjadinya tumor ketika awal-awal pembentukannya.


Ternyata, Puasa 1-2 Hari dalam Seminggu Bisa Meningkatkan Angka Harapan Hidup Rating: 4.5 Diposkan Oleh: sehat-itu-mudah

0 comments:

Post a Comment